11 February, 2011

Menyusuri Kebun Raya Bogor

Sudah pernah ke Kebun Raya Bogor? Jujur saja sekian kali gw ke Bogor ternyata gw belum pernah menyelusuri Kebun Raya yang telah dikenal dunia ini. Liburan Imlek kemarin kebetulan ada teman yang ngajakin kesana. Jelas saja ajakan itu ga gw tolak.

Untuk memasuki Kebun Raya Bogor ini dikenakan tiket yang tidak terlalu mahal, hanya Rp. 9500. Hanya saja penunjuk tempat parkir kendaran bermotor sangat tidak jelas. Gw sempat berputar-putar mencari dimana tempat parkir motor. Akhirnya gw menemukan tempat parkir motor dibelakang gedung di samping musium Zoologi.

Memasuki Kebun Raya ini, mata akan dimanjakan oleh hijaunya dedauan dan rerumputan di seluruh pelosok kebun ini. Pohon-pohon berusia tua dan berukuran sangat besar dapat dengan mudanya ditemui dimana-mana. Di dekat gerban utama ternyata ada gazebo yang merupakan monumen Olivia Raffles, istri Gubernur Jendral Thomas Staford Raffles yang mendiami Istana Bogor sesaat sebelum Kebun Raya ini dibangun. Tak jauh dari monumen ini terdapat kebun bunga bangkai. Sayangnya saat gw kesana tak satupun dari bunga bangkai itu yang mekar.

Monumen Olivia Raffles

Tak jauh dari sana, terdapat kolam besar. Ditepian kolam ini terdapat beberapa bangku taman untuk menikmati keindahan kolam ini. Di kolam ini terdapat beberapa bunga teratai dengan kelompaknya yang besar mengapung di atas permukaan air. Di tengah kolam ini terdapat pulau kecil yang diisi olah pepohonan. Di atas pucuk-pucuk pohon ini banyak bertengger burung-burung.

Bunga teratai

Can you see a bird?

Di dekat kolam ini terdapat Istana Bogor yang terlihat asri dan nyaman. Halaman Istana yang besar ini lah yang merupakan cikal bakal terbentuknya Kebun Raya Bogor. Di halaman Istana ini berkeliaran rusa-rusa yang asik merumput.

Istana Bogor

Rusa Istana Bogor

Di sebelah utara kolam ini terdapat jalan kecil menyusuri pepohonan yang besar dan rimbun. Di tengah-tengah pepohoanan ini ternyata juga terdapat kolam kecil dengan bunga-bunga asri disekitarnya. Di salah satu sisinya terdapat gazebo kecil yang dapat dipakai untuk bersantai.

Gazebo di pinggir kolam

Bunga di pingir kolam

Menyusuri terus kearah utara lagi akan ditemui kawasan khusus pohon dari keluarga palem-paleman. Di sini akan terlihat ada banyak jenis palem didunia ini, sayangnya gw ga dapat menemukan pohon kurma.

Palem yang rendah

Palem yang tinggi

Tidak jauh dari tempat palem-paleman ini ada sungai besar dengan bebatuan ditengahnya. Sungai ini membelah Kebun Raya Bogor ini. Air sungainya tergolong bersih mengingat sungai ini melewati pasar besar sebelum masuk ke kawasan Kebun Raya.

Sungai yang membelah Kebun Raya Bogor

Setelah melewati sungai tadi, terhampar taman berumput hijau cerah yang luas. Di sebelah atasnya terdapat café dedaunan. Rumornya sewaktu Presiden US -GW Bush- mau ke Indonesia, di taman ini akan dibangun landasan helikopter untuk beliau datang berkunjung. Bersyukur sekali landasan itu tidak jadi dibangun.

Taman rumput yang luas

Indahnya bunga

Disamping barat taman ini, terdapat beberapa hamparan rumput yang dinaungi pohon-pohon besar yang bisa dipakai untuk duduk-duduk atau berkumpul sambil mengadakan acara. Ada satu tempat yang cukup indah, dimana hamparan rumput luas dengan satu pohon besar ditengahnya. Di sinilah gw terkapar mengumpulkan tenaga yang telah terkuras.

Pohon besar di tengah hamparan rumput

Memang dibutuhkan stamina yang prima untuk benar-benar menyusuri seluruh kawasan Kebun Raya Bogor ini. Selain luasnya kawasan ini, kontur yang naik turun ini juga cukup menguras tenaga. Hal ini lah, selain karena mendung dan mau hujan, yang menyebabkan gw tidak bisa menyusuri keseluruhan kawasan ini. Gw tidak sempat ke jembatan gantung yang sepertinya bagus untuk foto-foto. Tidak sempat juga ke rumah anggrek untuk menikmati keindahan anggrek yang berwarna-warni. Bahkan gw tidak sempat singgah ke musium zoologi tempat gw parkir. Jadi gw bertekat akan datang lagi kesini. Ke Kebun Raya Bogor dimana kita dapat jalan-jalan menikmati udara segar nan asri sambil dapat belajar mengenai pepohonan.


Mari berekreasi sambil belajar

13 comments:

Sang Cerpenis bercerita said...

pernah ke sana wkt masih SMA. dah lamaa banget. itu juga karena ada study tour yg diadakan oleh sekolahku. hm...jadi kepengen ke sana deh. btw, elo ke sana naik motor ya? apa gak pegel nyetirnya?

Henny Yarica said...

tempat favorit nih..soalnya disitu adem banget..sayang udah jarang datang kesana

Meutia Halida Khairani said...

saya udah 3x kesini. heheh.. terakhir kesini tiket masuk masi 9000 saja

emang bagus utk refresh mata karena dimana ijo ijo

Aulawi Ahmad said...

dua minggu lalu ane dari bogor bro, dah kadung bawa kamera pinjeman tapi gak kemana2 hehe, btw keren tuh foto2nya dah tambah jago nih :)

Arman said...

cuma pernah sekali ke KRB pas ada tugas sekolah. tapi emang KRB bagus sih ya...

Sang Cerpenis bercerita said...

itu bunga apa namanya ya?

irul-green said...

belum pernah kesana euy..pengen banget sebenarnya..

merry go round said...

Dari kecil tempat rekreasi bareng keluarga ya kesini. Terakhir kali waktu lulus kuliah kayaknya. Sayang sekarang banyak pengamen, tukang jualan, tukang sewa tiker dan segala macem 'tukang' yang nawarin macem-macem pas lagi asik duduk-duduk di taman.

exort said...

@fanny: pegel bgt, wah ga ada namanya tuh bunga, jdnya gw ga tau

@hanny: iya tuh aden disana

@meutia: wah kalah gw ama elo

@aulawi: wah sayang banget bro elo ga kesana

@arman: emnag bagus kok

@irul: kesana dong

@rossa: wah gw kesana ga digangguin, mgknmrk tau gw ga akan beli/nyewa ya hehehehe

Ad said...

ke bogor wisata kulinernya mana?

cipu said...

I love Bogor except for the angkot Xort hahahahahah/

Gua suka pic nya, bener2 jadi indah kalo lu yang ngambil.

Foto2 gua sama Ocha juga pasti jadi indah kalo sudah lu yang nanganin :p

ladeva said...

He...tulisan ini menjadi rekomendasi saya ke Kebun Raya Bogor. Maret akan meluncur ke sana :)

Elsa said...

aku suka teratainyaaaa...
bagus bener yaaa