12 March, 2011

Earth Hour 2011

Ada acara bagus akhir bulan ini. Tepat tanggal 26 Maret 2011. Acara yang bertajuk Earth Hour ini akan diselenggarakan juga dibeberapa negara. Tahun ini merupakan kali ke 4 acara peduli lingkungan ini digelar. Cara untuk ikut berpatisipasinya sangatlah gampang. Hanya dengan mematikan listrik (lampu dan alat-alat elektronik) selama satu jam.

Satu jam tanpa listrik? Gw berani jamin pasti ga akan terjadi apa-apa dan tidak akan berpengaruh besar dalam kehidupan. Apalagi bila satu jam tanpa listrik itu bukan karena pemadaman mendadak dari PLN alias memang disengaja, pastilah satu jam tanpa listrik tidak akan ada masalah. Hidup tidak aka menjadi menderita, nyawapun tidak akan terancam.


Dengan hanya mematikan litrik selama satu sejam secara serentak akan membantu menghemat listrik dan berpengaruh besar dalam lingkungan hidup. Bila 10% penduduk Jakarta mematikan listrik secara serempak maka itu sama dengan mematikan 1 pembangkit listrik, menghemat Rp 216.600.000 untuk biaya listrik, mengurangi 267.3 ton CO2, menghemat dan menyelamatkan 267 pohon yang dapat memberikan O2 untuk 534 manusia selama 20 tahun Pada Earth Hour 2009, Jakarta berhasil menghemat 50 Megwatt (sumber). 

Sebenarnya banyak cara untuk ikuit berpartisipasi dalam Earth hour ini. Cukup mematikan listrik dan peralatan elektronik selama 1 jam saja. Kalau bisa padamkan listrik di seluruh rumah, kalau ga bisa cukup dalam kamar atau di dua lampu yang memang setiap hari menyala. Kalau merasa takut dengan kegelapan tapi ingin berpertisipasi juga, bisa dengan cara mematikan lampu rumah kemudian pergi ke mall yang akan berpartisipasi seperti mall Grand Indonesia. Di sana nanti akan dimatikan listriknya dan hanya menghidupkan lampu daruratnya saja. Atau kalau tidak suka dengan mall, setelah mematikan listrik di rumah, nyalakan lilin atau lampion saja. Bukankah bermalam minggu dengan nuansa cahaya lilin atau lampion itu romantis. So..ga ada alasan untuk ga perpartisipasi kan?

Setelah satu jam, jadikan gaya hidup

18 comments:

Aulawi Ahmad said...

yang pasti program ini cocok tuk kota yg jarang mati lampu hehehe

cipu said...

keren postingannya, semoga bukan cuma jadi acara rutin saja. Semoga hikmah earth hour bisa diambil dan dipraktekkan sehari hari

ad said...

tahun ini dimana musatinnya?jng salah tempat lg aja

cho said...

ternyata lumayan juga y, apalagi kalo uang penghematannya disalurin buat modal usaha kecil. saya ikut!

Ellious Grinsant said...

Earth Hour kemaren ikutan matiin lampu-lampu, tapi tv kagak, soalnya lagi nonton pelem seru, hehehehe...

Sang Cerpenis bercerita said...

hm..bener banget...satu jam itu berarti banget...

Ajeng Sari Rahayu said...

adakah selain kota Jakarta yang ikut berpartisipasi?

wiedesignarch said...

::: wah program ini,,, dari sudut tertentu apalagi tentang lampion itu,,, memang sangat artistik... ternyata hemat energi itu memang bisa kok tetep artistik dan stylish ,,, ^_^

i-one said...

wah,dikalimantan ada gak program gini?.salam kenal.kalau ada waktu kunjungi blog ane ya? http://edyirawannasution.blogspot.com

tukangpoto said...

Kalo tangan saya iseng mematikan sesuatu yang sedang tidak dipake suka dibilang pelit,mas padahal itu salah satu bentuk concern saya. InsyaAllah saya ikut,mas.

Hariyanti Sukma said...

Hallo.... slamat pagi, salam kenal.
Bagus juga tuh program. Syukurnya aku dirumah telah membudayakan menggunakan listrik seperlunya, dirumah aku tak menggunakan AC jadi tidak ikut menyumbangkan pengaruh CFC bagi lingkunganku, karena itulah aku membangun rumah yg memang cocok utk daerah tropis ( jendelanya besar2)

nadiaa said...

hmm...berarti di rumahku selalu meringatin earth hour dong...
soalnya, lampu kamar mandi ama ruang sholat jarang banget nyala....cuman pas mau dipake doang :)

Sang Cerpenis bercerita said...

met siang...blognya direview tuh

-Gek- said...

bisa.. di Bali terjadi selama 24 jam lo! :)
cuma sehari setahun sih,,,

Celotehan said...

hemat listrik yuk...

Mila Said said...

ga perlu program earth hour di rmh gw sering mati lampu sampe semaleman hehehee

exort said...

@aulawi: hehehe

@cipu: semoga aja biar sesuai ama taglinenya 'setelah satu jam jadinkan gaya hidup'

@ad: semoga aja ga salah lagi

@cho: lumayan bgt

@ellious: hehehe nt ikutan lagi ya

@fanny: tul

@ajeng: byk kok, liat websitenya aja

@Wiede: setuju

@iwan: semua ada juga disana

@tukangfoto: makasi ya

@haryanti: seandainya semua orang kaya mba..

@nadiaa: yg dimatiin lampunya yang setiap hari dinyalain ya

@gek: dunia terinspirasi ama hari nyepi di bali

@celotehan: yuk

@mila: hehhe kan yg ini yg disengaja bukan dr pln

Sang Cerpenis bercerita said...

met wiken..wah, rame deh dikunjungi blogmu nih. hehhee.